Friday, 6 May 2011

Awfa, Senyumnya Menjawab Semua Impian


Bismillahirrahmanirrahimin the name of Allah

Mentari dengan sinar hangatnya mengantarkan pagi ini dengan keceriaan yang begitu dalam. Anginpun bertiup menggoyangkan dedaunan dan membuatnya menari indah menyambut hangatnya cahaya kuning dari sang surya. Burung-burung bersenandung, lalu melompat dan saling berkejaran sambil menikmati hawa segar dari sisa-sisa embun tadi malam. Mentari semakin tinggi dan meratakan sinarnya ke seluruh penjuru bumi, dan inilah saatnya malaikat kecil yang baru saja terbangun dari mimpi indahnya untuk tersenyum riang.
Senyumnya begitu indah, seindah bintang-bintang yang tersusun rapi dan menggambarkan bunga mawar merah merekah di musim semi.
Senyumnya begitu manis, semanis tetesan pertama madu dari semua jenis bunga yang dibawa oleh lebah dan disimpan dalam istana dan dijaga oleh ribuan tentara terbang.
Senyumnya begitu hangat, sehangat mentari yang membiaskan cahaya suci di waktu dhuha
Senyumnya begitu sejuk, sesejuk embun pagi yang menetes di lembaran sayap-sayap burung.
Senyumnya begitu suci, sesuci air telaga kautsar yang jika direguk akan menghilangkan dahaga untuk selama-lamanya.
Dalam senyumnya, malaikat kecil itu memberikan salam kepada sang ibu, salam penghormatan, cinta dan kasih sayang yang takkan pernah berubah oleh waktu dan peristiwa.
Awfa Munaya, malaikat kecil ini telah menjawab semua impian dengan senyumnya.
Ketika Awfa dan sang Ibu tercinta sedang memandangi bintang tadi malam, Ibunya bertanya,
“Do you like stars?”
Awfa said,” yes I do. There are many little stars in the sky. It’s really nice”

Ibunya kembali bertanya, “My Dear, do you think that the stars are small?”

Awfa menjawab, “Yes, Mom. It’s really small. Those are just like little dot.”

Ibunya kembali berkata, “you were wrong honey, stars are big. Even bigger than world. That is what the scientists said. You just haven’t learned yet, How big the stars are… it shines till the world.”

Awfa smiled, and answered. “I know that world is small, but also stars, it shines but it is small. the stars are just little dot in universe, Because the biggest one is.. God, Allah. not stars, not world. Even though If we try to combine all of the stars in the sky, it’s still not enough to be bigger than God.” Allahu Akbar

Sang ibupun tersenyum bangga,

“My doughter, when you grow up, would you be better than me? More beautiful and smarter than me? Will you defeat me?

Because one day, I’ll leave you. I will have been waiting for you…

Tumbuhlah seperti kupu-kupu, malaikat kecilku….

Saturday, 23 April 2011

Untuk Ibu, yang meneteskan airmatanya untukku


Bismillahirrahmanirrahimin the name of Allah

suatu ketika,
seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia
menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan, "Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana, saya begitu kecil dan lemah." kata si bayi.
Tuhan menjawab, "aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan mengasihimu"
"tapi di surga, apa yang saya lakukan adalah hanya bernyanyi dan tertawa. ini cukup bagi saya untuk bahagia." demikian kata si bayi.
Tuhan pun menjawab. "malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih bahagia
Si bayipun bertanya kembali, "Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?"
Sekali lagi Tuhan menjawab, "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa"
Si bayipun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, "saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?"
Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab, "Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun"
Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya. "Tapi saya bersedih karena tidak melihat Engkau lagi"
Dan Tuhanpun menjawab, "Malaikatmu akan menceritakanmu tentang aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu."
Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan anak dengan suara lirih bertanya.
"Tuhan... jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku siapa nama malaikat dirumahku nanti?"
Tuhanpun menjawab, "Kamu dapat memanggil malaikatmu...


I_B_U

Kenanglah ibu yang menyayangimu
Untuk ibu, yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu
ingatkah engkau, ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu?.. dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika melihatmu terbaring sakit?
Jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan
Kembalilah kepada ibumu yang selalu rindu akan senyummu
Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang.
ketika ibu telah.... tiada
tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita, tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia.
tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu disetiap hembusan nafasnya
kembalilah segera....
peluklah ibumu yang selalu menyayangimu
ciumlah kaki ibu yang merindukanmu.. berikanlah yang terbaik untuknya..
kenanglah semua kasih sayangnya...
I_Love_you_Mom

Untuk Ibu, yang Meneteskan Airmatanya untukku


Bismillahirrahmanirrahimin the name of Allah

suatu ketika,
seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia
menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan, "Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana, saya begitu kecil dan lemah." kata si bayi.
Tuhan menjawab, "aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan mengasihimu"
"tapi di surga, apa yang saya lakukan adalah hanya bernyanyi dan tertawa. ini cukup bagi saya untuk bahagia." demikian kata si bayi.
Tuhan pun menjawab. "malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih bahagia
Si bayipun bertanya kembali, "Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?"
Sekali lagi Tuhan menjawab, "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa"
Si bayipun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, "saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?"
Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab, "Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun"
Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya. "Tapi saya bersedih karena tidak melihat Engkau lagi"
Dan Tuhanpun menjawab, "Malaikatmu akan menceritakanmu tentang aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu."
Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan anak dengan suara lirih bertanya.
"Tuhan... jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku siapa nama malaikat dirumahku nanti?"
Tuhanpun menjawab, "Kamu dapat memanggil malaikatmu...
I_B_U
Kenanglah ibu yang menyayangimu
Untuk ibu, yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu
ingatkah engkau, ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu?.. dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika melihatmu terbaring sakit?
Jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan
Kembalilah kepada ibumu yang selalu rindu akan senyummu
Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang.
ketika ibu telah.... tiada
tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita, tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia.
tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu disetiap hembusan nafasnya
kembalilah segera....
peluklah ibumu yang selalu menyayangimu
ciumlah kaki ibu yang merindukanmu.. berikanlah yang terbaik untuknya..
kenanglah semua kasih sayangnya...